 |
 |
 |
|
Jul 12, 2005
Masih Perlu Orang Lain
Kita bisa menjadi manusia unggul. Namun kita akan unggul hanya dalam satu atau beberapa aspek saja, tidak mungkin kita unggul disegala bidang. Semakin tinggi gelar akademik, ilmu yang dimilikinya akan semakin dalam, lebih terspesialisasi, bukan semakin luas. Dia mungkin memiliki wawasan yang luas, tetapi yang diketahui secara mendalam hanya pada satu atau beberapa bidang saja.
Kedalaman ilmu kita akan terpusat pada keunikan kita, atau ekspresi kejeniusan unik kita, tidak akan pada semua aspek atau bidang ilmu. Oleh karena itu, sudah merupakan hal yang wajar bagi kita memerlukan bantuan orang lain. Tidak mungkin kita akan bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Kita tidak mungkin memenuhi kehendak kita mulai dari fisiologis sampai psikologis oleh usaha kita sendiri.
Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain. Dalam dunia bisnis kita sering mendengar apa yang disebut dengan networking. Untuk saat ini networking begitu penting untuk keberhasilan kita, apapun profesi kita baik seorang karyawan, pengusaha, maupun seorang profesional, networking sangat diperlukan. Mungkin ini salah satu hikmah dari hadits Rasulullah SAW bahwa dengan silaturahmi akan memperluas rezeki.
Anas ra. berkata, Sesungguhnya Rasulullah SAW. bersabda, "Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia bersilaturahmi."
(HR Bukhari dan Muslim)
Selain itu, kekuatan kita sebagai umat Islam akan lebih bertambah jika kita terus menjalin ukhuwah dengan cara meningkatkan silaturahmi kita terus menerus. Hanya dengan persatuanlah kita akan kuat. Shalahudin Al Ayubi pernah mengatakan bahwa orang-orang yang membela kemungkaran bisa saja bersatu, kenapa kita umat Islam tidak mau bersatu? Padahal silaturahmi begitu ditekan dengan kuat dalam ajaran agama kita.
Posted at 09:47 pm by Jafri
Permalink
Jul 4, 2005
Bagaimana Agar Berjiwa Lapang Dada
Wassalamuálaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Saudaraku yang berbahagia, ternyata rasia ramah itupun terletak dari kesanggupan berlapang dada dalam menyikapi orang lain. Ada sebuah ungkapan hikmah yang menarik. “ ditanah lapang yang luas, walau disana banyak binatang buas, tetap saja orang boleh tenang. Tapi di ruangan yang sempit, walau hanya berdua dengan seekor kecoa, itu boleh menjadi sumber keresahan.” dari hikmah di atas bahwa bergaul yang menyenangkan dan penuh kehormatan hanyalah milik orang-orang yang berlapang dada. Bagi mereka yang sempit hati, perkara kecil saja cukup membuatnya tersinggung dan mungkin akan direspon negatif hingga hal itu kemudian menjadi masalah besar.
Ada persiapan-persiapan yang harus kita lakukan agar kita berlapang-dada menghadapi setiap masalah, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Persiapkanlah mental bahwa kita harus siap menghadapi orang yang kurang menyenangkan, orang yang kurang menghargai atau bahkan orang yang hendak meremehkan diri kita. Semua itu tidak membuat kerugian buat kita, bahkan boleh menjadi sarana kemuliaan. Inilah sarana untuk melatih kesabaran, sarana memaafkan, dan sarana membalas keburukan dengan kebaikan. Cuba renungkan, bukankah istilah pahlawan itu ada karena ada penjahat? Maka pilihlah sikap pahlawan.
2. Belajarlah untuk memaklumi dan memahami bahwa latar belakang seseorang amat beragam, sering perbizaan. Mungkin saja kita sudah sangat ingin berbuat baik namun tetap nilainya berbiza, atau belum sesuai dengan standar yang diharapkan. Atau mungkin seseorang bersikap minus 2, padahal dia sebelumnya dia minus 5. Artinya, disini ada kemajuan 3 poin walaupun masih ada nilai negatifnya. Lihatlah pada perubahannya dengan memahami kondisi sebelumnya.
3. Berbaik sangkalah kepada siapapun karena Allah. Jangan biasakan mengawali sesuatu dengan perasangka buruk, karena itu akan sangat mempengaruhi cara berpikir, cara bersikap dan bertutur kata. Alkisah, ada seseorang yang mencurigai teman sebangkunya mencuri pen miliknya. Setiap waktu dia mencari jalan yang membuat perasaannya kian yakin bahwa temannya itulah yang mencuri. Semakin lama semakin bertambah prasangka-perasangkannya. Dari diamnya, dari sikap yang agak menghindar, dari menyembunyikan kotak pensilnya, dan lain sebagainnya. Tapi sikap curiga itu tiba-tiba sirna dan semua kawannya dianggap normal seperti sedia kala ketika dia tahu bahwa pennya itu ternyata hanya tertinggal di rumahnya sendiri.
4. Mengalahlah jika sekirannya akan menjadi kebaikan bagi semua. Hindari berdebat, berikan hak kita untuk orang lain andaikata semua itu akan membawa manfaat yang besar walaupun sepertinya kita rugi. Padahal sudah beruntung menanam amal dan mengokohkan nama baik, percayalah akan ada kenikmatan yang jauh lebih besar dengan mengalah terhadap saudara sendiri, dari pada kenikmatan semu akibat sikap egois.
5. Maafkanlah, dan janganlah mata ini terpejam sebelum berikrar untuk memaafkan orang lain. Nikmat sekali hidup tanpa kedendaman, hidup menjadi membuat hati ini lega dan lapang.
Saudaraku, mudah sebenarnya untuk mengatakan konsep-konsep islam, tapi susah menjalankannya dengan kesabaran, ketenangan dan kesungguhan. Semoga kita mempunyai jiwa lapang dada, Amin.
Posted at 10:43 pm by Jafri
Permalink
Jun 16, 2005
|
Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu
Seorang anak mendapatkan ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si ibu segera mengesatkan tangan di apron menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.
Kos upah membantu ibu:
Tolong pergi kedai $4.00
Tolong jaga adik $4.00
Tolong buang sampah $1.00
Tolong kemas bilik $2.00
Tolong siram bunga $3.00
Tolong sapu sampah $3.00
Jumlah : S$17.00
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak sambil sesuatu berlegar-legar si mindanya. Si ibu mencapai sebatang pen dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
Kos mengandungkanmu selama 9 bulan - PERCUMA
Kos berjaga malam kerana menjagamu - PERCUMA
Kos air mata yang menitis keranamu - PERCUMA
Kos kerunsingan kerana bimbangkanmu - PERCUMA
Kos menyediakan makan minum, pakaian, dan keperluanmu - PERCUMA
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - PERCUMA
Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata,"Saya Sayangkan Ibu". Kemudian si anak mengambil pen dan menulis'Telah Dibayar malah terhutang ' pada mukasurat yang ditulisnya.
Diriwayatkan seorang telah bertemu Rasulullah SAW dan bertanya,"Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak mendapat layanan baik dariku?" Rasulullah menjawab,"Ibumu(dan diulang sebanyak tiga kali), kemudian ayahmu, kemudian saudara-saudara terdekatmu." |
farhanna
Posted at 08:02 pm by Jafri
Permalink
Jun 13, 2005
Assalamualaikum ... 
Hanya Ingin Mengingatkan ... 
Kubur Setiap Hari Menyeru Manusia Sebanyak Lima (5) Kali ...
1. Aku rumah yang terpencil,maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu,bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa,maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir,maka banyaklah bacaan
"Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah", supaya kamu dapat jawapan kepadanya.

Lima Jenis Racun dan Lima Penawarnya .....
1. Dunia itu racun,zuhud itu ubatnya.
2. Harta itu racun,zakat itu ubatnya.
3. Perkataan yang sia-sia itu racun,zikir itu ubatnya.
4. Seluruh umur itu racun,taat itu ubatnya.
5. Seluruh tahun itu racun,Ramadhan itu ubatnya.
(Kirimkan Untuk Rakan-Rakan Muslim Anda Yang Lain Sebagai Tanda Sahabatnya Sedang Mengingatinya ...)
Nabi Muhammad S.A.W bersabda: 
Ada 4 di pandang sebagai ibu ", iaitu :
1. Ibu dari segala UBAT adalah SEDIKIT MAKAN.
2. Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
3. Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
4. Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.
Berpesan-pesanlah kepada kebenaran dan kesabaran.
Beberapa kata renungan dari Qur'an :
Orang Yang Tidak Melakukan Solat:
Subuh : Dijauhkan cahaya muka yang bersinar
Zuhor : Tidak diberikan berkah dalam rezekinya
Asar : Dijauhkan dari kesihatan/kekuatan
Maghrib : Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya.
Isyak : Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya
Wassalam
Posted at 08:16 pm by Jafri
Permalink
Jun 9, 2005
KITA DAN IBU
KETIKA BERUSIA SETAHUN, IBU SUAPKAN MAKANAN DAN MANDIKAN KITA. CARA
KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA HANYALAH DENGAN MENANGIS SEPANJANG MALAM.
APABILA BERUSIA 2 TAHUN, IBU MENGAJAR KITA BERMAIN, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN LARI SAMBIL KETAWA TERKEKEH-KEKEH APABILA DIPANGGIL.
MENJELANG USIA KITA 3 TAHUN, IBU MENYEDIAKAN MAKANAN DENGAN PENUH RASA KASIH SAYANG, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENUMPAHKAN MAKANAN KE LANTAI.
KETIKA BERUSIA 4 TAHUN, IBU MEMBELIKAN SEKOTAK PENSEL WARNA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENCONTENG DINDING.
BERUSIA 5 TAHUN, IBU MEMBELIKAN SEPASANG PAKAIAN BARU, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN BERGOLEK-GOLEK DALAM LOPAK KOTOR.
SETELAH BERUSIA 6 TAHUN, IBU MEMIMPIN TANGAN KITA KE SEKOLAH, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENJERIT : "TAK NAK! TAK NAK!"
APABILA BERUSIA 7 TAHUN, IBU BELIKAN SEBIJI BOLA. CARA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH IALAH KITA PECAHKAN CERMIN TINGKAP JIRAN.
MENJELANG USIA 8 TAHUN, IBU BELIKAN AISKRIM, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENGOTORKAN PAKAIAN IBU.
KETIKA BERUSIA 9 TAHUN, IBU MENGHANTAR KE SEKOLAH, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN PONTENG KELAS.
BERUSIA 10 TAHUN IBU MENGHABISKAN MASA SEHARI SUNTUK MENEMANKAN KITA KE MANA SAJA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN TIDAK BERTEGUR SAPA DENGANNYA.
APABILA BERUSIA 12 TAHUN, IBU MENYURUH MEMBUAT KERJA SEKOLAH, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENONTON TELEVISYEN.
MENJELANG USIA 13 TAHUN, IBU SURUH PAKAI PAKAIAN YANG MENUTUP AURAT, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN MEMBERITAHU BAHAWA PAKAIAN ITU TIDAK SESUAI ZAMAN SEKARANG.
KETIKA BERUSIA 14 TAHUN, IBU TERPAKSA MENGIKAT PERUT UNTUK MEMBAYAR WANG PERSEKOLAHAN DAN ASRAMA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN TIDAK MENULIS SEPUCUK SURAT PUN.
BERUSIA 15 TAHUN, IBU PULANG DARIPADA KERJA DAN RINDUKAN PELUKAN DAN CIUMAN, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN MENGUNCI PINTU BILIK.
MENJELANG USIA 18 TAHUN, IBU MENANGIS GEMBIRA APABILA MENDAPAT TAHU KITA DITERIMA MASUK KE IPTA, KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN BERSUKA RIA BERSAMA KAWAN-KAWAN.
KETIKA BERUSIA 19 TAHUN, IBU BERSUSAH PAYAH MEMBAYAR YURAN PENGAJIAN, MENGHANTAR KE KAMPUS DAN MENGHERET BEG BESAR KE ASRAMA, KITA HANYA UCAPKAN SELAMAT JALAN PADA IBU DI LUAR ASRAMA KERANA MALU DENGAN KAWAN-KAWAN.
BERUSIA 20 TAHUN, IBU BERTANYA SAMA ADA KITA ADA TEMAN ISTIMEWA, KITA KATA, "? ITU BUKAN URUSAN IBU."
SETELAH BERUSIA 21 TAHUN, IBU CUBA MEMBERIKAN PANDANGAN MENGENAI KERJAYA, KITA KATA, "SAYA TAK MAHU JADI SEPERTI IBU."
APABILA BERUSIA 22-23 TAHUN, IBU MEMBELIKAN PERABOT UNTUK RUMAH BUJANG KITA. DI BELAKANG IBU KITA KATAKAN PADA KAWAN-KAWAN?."PERABOT PILIHAN IBU AKU TAK CANTIK, TAK BERKENAN AKUUU!"
MENJELANG USIA 24 TAHUN, IBU BERTEMU DENGAN BAKAL MENANTUNYA DAN BERTANYAKAN MENGENAI RANCANGAN MASA DEPAN, KITA MENJELING DAN MERUNGUT, "IBUUU, TOOOOOLONGLAHHH?."
KETIKA BERUSIA 25 TAHUN, IBU BERSUSAH PAYAH MENANGGUNG PERBELANJAAN MAJLIS PERKAHWINAN KITA. IBU MENANGIS DAN MEMBERITAHU BETAPA DIA SANGAT SAYANGKAN KITA TAPI KITA UCAPKAN TERIMA KASIH KEPADANYA DENGAN BERPINDAH JAUH.
PADA USIA 30 TAHUN, IBU MENELEFON MEMBERI NASIHAT DAN PETUA MENGENAI PENJAGAAN BAYI, KITA DENGAN MEGAH BERKATA, "?ITU DULU, SEKARANG ZAMAN MODEN."
KETIKA BERUSIA 40 TAHUN, IBU MENELEFON MENGINGATKAN MENGENAI KENDURI-KENDARA DI KAMPUNG, KITA BERKATA, "KAMI SIBUK, TAK ADA MASA NAK DATANG."
APABILA BERUSIA 50 TAHUN, IBU JATUH SAKIT DAN MEMINTA KITA MENJAGANYA,KITA BERCERITA MENGENAI KESIBUKAN DAN KISAH-KISAH IBU BAPA YANG MENJADI BEBAN KEPADA ANAK-ANAK.
DAN KEMUDIAN SUATI HARI, KITA MENDAPAT BERITA IBU MENINGGAL! KHABAR ITU BAGAIKAN PETIR! DALAM LELEHAN AIR MATA, BARULAH SEGALA PERBUATAN KITA TERHADAP IBU MENERPA SATU PERSATU.
JIKA IBU MASIH ADA, SAYANGI DIA. JIKA TELAH MENINGGAL,INGATLAH KASIH DAN SAYANGNYA. SAYANGILAH IBU KERANA KITA SEMUA HANYA ADA SEORANG IBU KANDUNG....
Selagi ibu kita di beri kesempatan oleh Allah swt bersama-sama kita janganlah kita menyusahkan lagi hidup mereka kerana selama ini kita telah banyak menyusahkan mereka..
Posted at 08:41 pm by Jafri
Permalink
1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun
sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan
sholat Fardhu, sholat subuh berjamaah. Hal ini
memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan
2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu sentiasa rapi & bersih, tiap hari
kamis atau Jumaat beliau mencuci rambut-rambut
halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan
berminyak wangi.
"Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap
orang-orang dewasa.
Demikian pula menggosok gigi dan memakai
harum-haruman"(HR Muslim)
3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :
"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum
lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (
tidak sampai kekenyangan)"(Muttafaq Alaih)
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan
sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu
tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya
Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan
4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan
jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya.
Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,
pori-pori terbuka dan peredaran darah akan
berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah
penyakit jantung
5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : "Jangan Marah"diulangi sampai
3 kali. Ini menunujukkan hakikat kesehatan dan
kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah
belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh
kebersihan dan kesehatan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk,
dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta 'awwudz (a'udzubillahi minasy syaithanirrajim), karena
marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan
hati
6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis
yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap
sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta
tawakal kepada Allah SWT
7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa,
mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan
tindakan preventif yang sangat tepat.
::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat
mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat
mahmudah...::
wallahu'alam....
Posted at 12:11 am by Jafri
Permalink
May 13, 2005
Jangan sengaja lewatkan solat.
Perbuatan ini Allah tidak suka.
Kalau tertidur lain cerita.
Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas
kaki (selipar).
Takut kalau-kalau terbawa keluar najis,
mengotori seluruh rumah kita.
Jangan makan dan minum dalam
bekas yang pecah atau sumbing.
Makruh kerana ia membahayakan.
Jangan biarkan pinggan mangkuk yang telah
digunakan tidak berbasuh.
Makruh dan mewarisi kepapaan.
Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti
rezeki mahal
(kerana berpagi-pagi itu membuka pintu
berkat).
Jangan makan tanpa membaca BISMILLAH dan doa makan.
Nanti rezeki kita dikongsi syaitan.
Jangan keluar rumah
tanpa niat untuk membuat kebaikan.
Takut-takut kita mati dalam
perjalanan.
Jangan pakai sepatu atau selipar yang
berlainan pasangan.
Makruh dan mewarisi kepapaan.
Jangan biarkan mata liar di perjalanan.
Nanti hati kita gelap
diselaputi dosa.
Jangan menangguh taubat bila berbuat
dosa kerana mati boleh datang
bila-bila masa.
Jangan ego untuk meminta maaf pada
ibu bapa dan sesama manusia
kalau memang kita bersalah.
Jangan mengumpat sesama rakan
taulan. Nanti rosak persahabatan kita
hilang bahagia.
Jangan lupa bergantung kepada ALLAH
dalam setiap kerja kita. Nanti
kita sombong apabila berjaya.
Kalau gagal kecewa pula.
Jangan bakhil untuk bersedekah.
Sedekah itu memanjangkan umur
dan memurahkan rezeki kita.
Jangan banyak ketawa. Nanti mati jiwa.
Jangan biasakan berbohong, kerana ia adalah
ciri-ciri munafik dan
menghilangkan kasih orang kepada kita.
Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan. Doa
makhluk yang teraniaya
cepat dimakbulkan ALLAH.
Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia.
Akhirat itu lebih utama
dan hidup di sana lebih lama dan kekal selamanya.
Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN.
Sebab semuanya untuk keselamatan kita.
ALLAH lebih tahu apa yang terbaik
untuk hamba ciptaanNya.
Wasalam
"Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun"
(Sabda Rasulullah SAW)
"Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan
mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah
dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan
yang besar."
(Surah Al-Ahzab:71)
Posted at 08:08 pm by Jafri
Permalink

Seorang wanita dan kekasihnya bernikah dan acara
pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan
keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari
yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa
dan sungguh mengesankan. Mempelai wanita begitu cantik
dan anggun dalam gaun putihnya dan pengantin lelaki
dengan tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata
yang memandang setuju mengatakan bahawa mereka
sungguh-sungguh saling menyintai dan sepadan.
Beberapa bulan kemudian, si suami berkata kepada
isterinya:
"Sayang, abang baru membaca sebuah artikel dalam
majalah tentang bagaimana memperkuatkan hubungan dan
tali pernikahan kita", katanya sambil menunjukkan
majalah tersebut. "Masing-masing kita akan mencatatkan
hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita.
Kemudian, kita akan membahas bagaimana kita mengubah
hal-hal tersebut dan membuatkan perkahwinan kita
bersama lebih bahagia ...".
Isterinya setuju dan mereka mula memikirkan hal-hal
dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji
tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat
hal-hal yang kurang baik kerana ia adalah untuk
kebaikan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat
untuk berpisah tidur dan mencatat apa yang terlintas
dalam benak mereka masing-masing.
Esok pagi ketika sarapan, mereka sedia
membincangkannya. "Abang akan mulai dulu ya", kata
suami. Ia lalu mengeluarkan senarainya. Banyak
sekali yang ditulisnya, sekitar 2 muka surat ...
Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak
dia sukai mengenai diri isterinya, ia memperhatikan
bahawa airmata isterinya mulai mengalir ...
"Maaf, apakah abang harus berhenti ?" tanyanya.
"Oh tidak, teruskan ..." jawab isterinya.
Lalu si suami melanjutkan membacakan semua yang
tersenarai, lalu kembali melipat kertasnya dengan
manis di atas meja dan berkata dengan bahagia,
"Sekarang giliran sayang pula membacakan senaraimu".
Dengan suara perlahan isterinya berkata,
"Aku tidak mencatat sesuatupun di atas kertasku. Aku berfikir bahawa
abang sudah sempurna, dan aku tidak ingin mengubah
akan dirimu. Abang adalah dirimu sendiri. Abang
kacak dan baik di sisiku. Tiada satupun daripada
peribadimu yang kudapati kurang ..."
Si suami tersentak dan tersentuh hatinya oleh
pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati isterinya
... bahawa isterinya menerima dirinya seadanya.
Dia kemudian tertunduk dan menangis ...
P/s: Sebelum kita mencari kekurangan orang lain,
carilah kekurangan diri sendiri. Adakah kita cukup SEMPURNA
untuk dibandingkan dengan orang lain?...
Kalau jawapan nya YA, maka kita berbohong atau kita PERASAN.
Kerana tiada manusia yang SEMPURNA dalam dunia ini
dan sentiasa ada yang perlu diperbaiki...
wallahualam
"Hakikatnya orang-orang yang menyayangi diri kita
kerana kelebihan kita dan menerima segala kelemahan kita,
sudah pastilah orang ini adalah sangat ikhlas
menyayangi diri kita... INSYA ALLAH."
()""()
( 'o' )
==(,,)=(,,)==
( . )
(,,,)-(,,,)
Posted at 08:04 pm by Jafri
Permalink
|
|
 |
|
 |
|